Cek Alasan-Alasan Pentingnya Menyisihkan Anggaran Keluarga untuk Asuransi Kesehatan

Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:51
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Karena berbagai faktor, masih banyak dari kita yang lebih mengutamakan membayar sejumlah cicilan rumah tangga, utang, pengeluaran untuk makan, bahkan budget untuk liburan. Namun sayangnya ada beberapa dari kita yang masih kurang memperhatikan dana asuransi kesehatan. Padahal, jika hendak lebih dikelola dan diprioritaskan lagi, Anda mungkin akan dapat menikmati sejumlah benefit yang menguntungkan di kemudian hari.

Idealnya, budget untuk memberi polis asuransi terbaik memang harus dimasukkan ke dalam anggaran rumah tangga sepasang suami istri. Penyusunan anggaran keuangan terbilang sangat penting agar segala pengeluaran tetap aman terkendali, mengingat Anda tentu tak mau gaji Anda hanya menumpang lewat saja dan tak menyangkut dimanapun. 

Kesalahan paling umum sekaligus fatal yang banyak dilakukan orang awam adalah tidak memprioritaskan proteksi jiwa beserta kesehatannya untuk masa depan. Bisa jadi juga karena sebelum-sebelumnya, tingkat kesadaran seperti ini belum terpupuk benar dan tak dibiasakan di dalam hidup masyarakat Indonesia. Padahal dengan memiliki perlindungan asuransi kesehatan, akan mengurangi beban ganti rugi Anda jika suatu saat Anda mengalami penyakit atau dirawat di rumah sakit.

Perlindungan kesehatan dan jiwa merupakan jaminan penting yang perlu dimiliki oleh Anda, pasangan dan keluarga. Terutama apabila Anda berdua dengan pasangan sama-sama mencari nafkah, maka asuransi jiwa sangatlah diperlukan. Anda berdua dapat membeli asuransi tambahan sebagai pelengkap dari manfaat kesehatan yang sudah diberikan oleh kantor. 

Inilah Sebabnya Mengapa Asuransi Jiwa dan Kesehatan Sangat Penting

Bagi Anda yang sudah mengenal ilmu perencanaan keuangan, tentu sudah tak asing lagi dengan piramida keuangan yang menggambarkan prioritas dalam merencanakan keuangan. Yang menjadi fondasi dari piramida ini ialah pengelolaan arus kas (cash flow) serta proteksi. 

Proteksi memegang peran penting mengingat tidak seorang pun dari kita yang bisa lepas dari risiko—baik itu risiko sakit maupun risiko kematian. Kendati begitu, kita masih bisa mengantisipasi dengan mengelola risikonya. Asuransi jiwa dan kesehatan merupakan contoh dari pengelolaan risiko tersebut. Terkait pengelolaan risiko yang tak dapat dihindari ini, mari kita cek alasan-alasan pentingnya menyisihkan anggaran keluarga berikut untuk asuransi kesehatan. Baca juga: Siap-siap, Hewan Kurban bakal Cek Kesehatan

Mengelola Risiko Sakit

Yang bisa dilakukan untuk hidup sehat adalah menjaga pola dan gaya hidup kita agar tetap  bugar. Baik itu untuk mengatur gizi nutrisi dari asupan makanan, rajin olahraga, menghindari stres dan masih banyak lagi. Kita semua tidak akan selamanya sehat, jadi selain lebih baik mencegah daripada mengobati, sebaiknya selalu sedia payung sebelum hujan. Anda tak ingin menguras tabungan atau menjual investasi karena sakit, jadi Anda akan mengatur agar asuransi kesehatan menolong Anda mengelola risiko sakit ini.

Mengelola Risiko Kematian

Memang benar, dengan membeli asuransi jiwa, tak satu pun juga dari kita yang dapat terhindar dari risiko kematian. Namun, asuransi jiwa memberikan perlindungan atas nilai ekonomi hidup manusia (economic value of human life). Ini berarti Anda sudah mencegah kerugian atau masalah finansial yang dapat timbul ketika tulang punggung keluarga meninggal.

Lantas apa saja contoh masalah finansial yang kerap dihadapi keluarga ketika tulang punggung mereka meninggal dunia? Sepeninggal pencari nafkah, istri dan keluarga yang ditinggal butuh biaya untuk tetap melanjutkan kehidupan. Jika istri harus bekerja, membutuhkan waktu beberapa bulan untuk melamar pekerjaan. Demikian juga dengan memulai usaha. Semuanya tentu membutuhkan modal awal dan waktu.

Pendidikan anak juga masih harus tetap berjalan setidaknya sampai anak lulus kuliah dan mulai hidup mandiri. Selain itu, utang-utang yang ada juga perlu dilunasi (jika ada) agar tidak membebani keluarga dan anak yang ditinggalkan dengan warisan utang. Baca juga: Kata Ahli Soal Susu Kental Manis, Tak Baik Buat Kesehatan

Dengan kata lain, ketika kita membeli asuransi jiwa, kita membayar setiap bulannya untuk ketenangan, sebagai jaminan. Terutama bagi Anda para pencari nafkah, kita tahu jika kita tiada nanti, kita meninggalkan biaya yang berguna bagi orang-orang yang kita tinggalkan. Dengan begitu, pembelian asuransi jiwa bisa melepaskan kita dari beban pikiran finansial jika terjadi sesuatu di depan nanti. 

Siapkan Budget Asuransi Sesuai Kebutuhan

Berdasarkan hal di atas, sangat disarankan agar Anda memperhitungkan uang pertanggungan dengan benar-benar cermat. Lakukan cek dan ricek serta bandingkan dengan produk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi lain mengingat Anda tentu ingin melakukan semuanya dengan tepat dalam pembelian asuransi jiwa.

Jadi, sewaktu kita membeli asuransi jiwa dan kesehatan, yang pertama kali harus dilakukan adalah mengenali dengan cermat apa kebutuhan kita sekeluarga. Barulah setelahnya kita hitung jumlah uang pertanggungan (UP) yang keluarga butuhkan. Bandingkan terlebih dahulu berbagai produk dari berbagai perusahaan asuransi ternama seperti Prudential atau Allianz.

Jika semua sudah dijalankan sebagaimana mestinya, Anda bisa lebih tenang karena Anda sekeluarga sudah melakukan hal yang tepat dengan memberikan jaminan perlindungan bagi orang-orang yang Anda kasihi dan pedulikan. (rir)

 

Editor : Syahrir Lantoni
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%